Kacang Dewa

Banyak yang belum tahu tentang tanaman ini, karena tanaman kacang dewa ini termasuk tanaman langka. Kacang Dewa, termasuk tanaman herba yang penuh dengan khasiat. Di daerah tertentu dikenal dengan nama buah Antrakusuma. Ada cerita yang mengatakan tentang tanaman kacang dewa ini dulu menjadi rahasia para tabib Keraton sebagai obat segala penyakit. Kacang dewa bisa dimakan langsung mentah-mentah atau dimasak.

Kacang dewa memiliki rasanya agak gurih hampir seperti kemiri namun agak sedikit panas. Memiliki khasiat yang sangat luar biasa bagi kesehatan tubuh kita. Reaksi yang ditimbulkan sesaat setelah mengkonsumsi kacang Dewa adalah suhu badan meningkat, berkeringat, tenggorokan panas tanda kacang bereaksi 2-3 jam terjadi kontraksi di perut dan mulai BAB ( Buang Air Besar ) tidak di anjurkan untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan keguguran pada janin.Jika kotoran terlihat sedikit berminyak, itu lemak dan racun yg terbuang dari tubuh.

Manfaat atau Khasiat Kacang Dewa

Berikut adalah manfaat Kacang Dewa untuk kesehatan tubuh:

  1. Untuk pengobatan segala macam penyakit.
  2. Memulihkan stamina, menghangatkan tubuh dan mengatasi masuk angin.
  3. Mengatasi ejakulasi dini. Membuat lebih tahan lama.
  4. Cuci perut / detoksifikasi. Berfungsi mengeluarkan kotoran dan racun yang mengendap dalam usus sehingga tidak terserap oleh tubuh.
  5. Melancarkan BAB, membantu membakar lemak serta melangsingkan tubuh.
  6. Membersihkan keputihan,halangan tidak lancar,kista serta infeksi prostat lainya.
  7. mengobati Asam lambung,maag,asam urat, badan linu linu/kebas/kesemutan dan berbagai penyakit lainya

Budidaya Kacang Dewa

Untuk budidaya sama halnya dengan tanaman-tanamaan lain, tidak ada perlakuan khusus. Berikut kita simak penjelasanya:

  1. Mempersiapkan bibit Kacang Dewa Bibit Kacang Dewa dapat diperoleh dengan berbagai macam cara. Bibit juga dapat diperoleh dengan membeli, biasanya bibit yang dijual sudah memiliki bunga yang tumbuh.
  2. Penanaman bibit Kacang Dewa Untuk menanam bibit Kacang Dewa pada tanah pastikan dahulu bahwa kondisi tanah sudah digemburkan, tanah juga sudah dicampur dengan pupuk dasar. Pupuk yang baik digunakan adalah pupuk kandang. Setelah tanah sudah siap anda dapat menanam bibit. Untuk memperkuat pertumbuhan dapat dilakukan pemangkasan serta pembajakan.
  3. Pemeliharaan tanaman Kacang Dewa Untuk pemeliharaan anda harus memperhatikan pengairan serta penyiraman untuk tanaman ini, perhatikan pulu pola untuk memberikan pupuk. Hal ini bertujuan agar perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang diperlukan oleh tanaman. Pemberian pupuk dilakukan pada saat akhir akhir musim kemarau atau panas. Perawatan terhadap hama serta penyakit yang menyerang tanaman juga harus dilakukan secara rutin. Penyakit dan jamur yang menyerang pohon akan mengakibatkan pohon lama atau akan menghasilkan buah yang kurang baik. Hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penemprotan fungisida yang sesuai dan juga dapat membungkus buah pada saat buah mulai tumbuh besar. Hal ini bertujuan agar hama tidak dapat memakan buah yang akan matang sehingga buah akan rusak.

Editor : M Iqbal

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Zodia (Evodia sauveolens)

Zodia (Evodia sauveolens)

Tanaman obat: Zodia

Zodia merupakan tanaman asli Papua yang masih tergolong dalam suku jeruk-jerukan. Zodia sudah sejak lama digunakan masyarakat Papua sebagai tanaman pengusir nyamuk atau serangga. Aroma daunnya khas dan tidak disukai nyamuk.

Khasiat: Mengusir nyamuk dan serangga, demam, sakit kepala, bau mulut, sariawan, dll.

Editor: M arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Wijaya kusuma (Epiphyllum anguliger)

Wijaya kusuma (Epiphyllum anguliger)

Tanaman obat: Wijaya kusuma

Tanaman wijaya kusuma ternyata tidak hanya sekedar sebagai tanaman hias, namun daunnya juga diketahui memiliki khasiat untuk menyembuhkan luka.

Khasiat: Menyembuhkan luka dan menghentikan pendarahan.

Editor : M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

 Waru (Hibiscus tiliaceus L.)

Waru (Hibiscus tiliaceus L.)

Tanaman obat: Waru

Tanaman waru adalah tanaman tropis yang banyak ditemukan tumbuh dekat pesisir atau tepi pantai. Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna kuning dengan noda berwarna ungu.

Kandungan: Flavonoida, polifenol, saponin, dan tanin.

Khasiat: Mengobati demam, radang usus, abses, bisul, penyubur rontok, dll.

Editor : M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Valerian Hutan (Valeriana officinalis L.)

Valerian Hutan (Valeriana officinalis L.)

Tanaman obat: Valerian hutan

Valerian hutan adalah tanaman terna yang rimpangnya dikenal sebagai bahan pengobatan alami. Ciri khas dari tanaman ini adalah bunga yang berwarna putih bergerombol.

Kandungan: Alkaloid valeriana, Ionona, minyak atsiri, dll.

Khasiat: Mengobati diare, penyakit cacingan, diare, demam, malaria, dll.

Editor : Mustofa

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Turi (Sesbania grandiflora (L.) Pers.)

 Turi (Sesbania grandiflora (L.) Pers.)

Tanaman obat: Turi

Turi biasanya ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung atau tanaman pekarangan. Tanaman ini menghasilkan bunga yang berukuran besar berbentuk kupu-kupu dan kuncupnya berbentuk sabit. Biasanya dikukus dan ditambahkan pada pecel.

Kandungan: Egatin, zantoagetin, tanin, resin, calsium oksalat, zat warna, saponin, tanin, vitamin, dll.

Khasiat: Mengobati sariawan, diare, disentri, cacar air, demam, scabies, dll.

Editor : M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Teratai (Nymphaea tetragona)

 Teratai (Nymphaea tetragona)

Tanaman obat: Teratai

Teratai merupakan tanaman air yang menghasilkan bunga yang cantik. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh di kolam, perairan, atau di rawa-rawa. Bagian dari tanaman ini yang dijadikan obat adalah bunga dan akarnya.

Kandungan: Asam amino dan alkaloid.

Khasiat: Mengobati tekanan darah tinggi, kejang kronis, kecanduan alkohol, dll.

Edotor: M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Temu Putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe.)

Temu Putih (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe.)

Tanaman obat: Temu putih

Temu putih merupakan salah satu tumbuhan terna yang memiliki rimpang bulat dan beraroma khas.

Kandungan: Kurkumin, minyak atsiri, prokurkumenol, dll.

Khasiat: Mengobati penyakit kudis, perut kembung, obat penguat sesudah nifas, radang kulit, dll.

Editor : M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Temu mangga (Curcuma amada Roxburgh)

 

Temu mangga (Curcuma amada Roxburgh)

Tanaman obat: Temu mangga

Temu mangga merupakan tanaman terna yang masih tergolong dalam keluarga temu-temuan. Dijuluki temu mangga karena rimpangnya memiliki aroma yang mirip dengan aroma mangga kweni.

Kandungan: Polifenol, flavonoid, saponin, minyak atsiri.

Khasiat: Mengobati masuk angin, maag, demam, sakit perut, menambah nafsu makan, antioksidan, gatal pada kelamin, dll.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza, Roxb.)

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza, Roxb.)

Tanaman obat: Temulawak

Temulawak adalah tanaman herba yang rimpangnya telah lama dikenal sebagai bahan ramuan obat tradisional. Rimpangnya berwarna kekuning-kuningan dan beraroma khas yang tajam.

Kandungan: Minyak atsiri, kamfer, foluymetik karbinol, glukosida, dll.

Khasiat: Mengobati sakit pinggang, asma, sakit ginjal, kepala, limpa, masuk angin, nafsu makan, sariawan, cacar, jerawat, d

Jika bermanfaat. Silakan Share :