Awar-awar (Ficus Septica Burm. L)

Awar-awar (Ficus Septica Burm. L)

Tanaman Obat: Awar-awar.

Daun dari tanaman awar-awar banyak digunakan dalam pengobatan berbagai macam penyakit. Nama awar-awar berbeda untuk tiap-tiap daerah, seperti Bar-abar (Madura), Tobotobo (Makassar), Sirih popar (Ambon), Dausalo (Bugis), dll.

Khasiat: Sesak nafas, bisul, asma, penawar racun, kepala pusing, dan sebagai obat pencahar.

Kandungan: Kumarin, flavonoid genistin, kaempferitrin, alkaloid antofin, fenolik, pirimidin, sementara daun dan batang awar-awar mengandung tylocrebin dan alkaloid isotylocrebin.

Cara membuat ramuan tanaman obat awar-awar:

Daun awar-awar yang masih segar secukupnya dan air secukupnya. Dipipis sampai membentuk pasta dan oleskan pada bagian kulit yang terkena sakit.

Editor : M Faqih

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Asam Jawa (Tamarindus indica)

Asam Jawa (Tamarindus indica)

Tanaman Obat: Asam Jawa

Asam jawa selain digunakan buahnya untuk menambah citarasa masakan, juga banyak dimanfaatkan sebagai obat untuk beberapa jenis penyakit. Bagian yang paling banyak digunakan adalah daging buahnya, kulit biji (cangkang), dan juga daunnya.

Khasiat: Difteri, disentri, eksim, ambeien, mengobati darah rendah, nyeri haid, demam, sariawan, bisul, batuk kering, rematik, keputihan, alergi, campak, dll.

Kandungan: Asam malat, asam suksinat, asam sitrat, asam tartrat, asam asetat, kalium, prolin, vitamin B3, peptin, serin, lemak dsb.

Cara membuat ramuan tanaman obat asam jawa:

Cara membuat ramuan herbal dari asam jawa dan gula merah cukup lembutkan asam 5 g, kunyit 10 g, temulawak 10 g. Kemudian tambahkn air panas secukupnya dengan tambahan larutan gula merah dan madu. Saring lalu minum ramuan ini.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Anyang-anyang (Elaeocarpus grandiflora)

Anyang-anyang (Elaeocarpus grandiflora)

Tanaman Obat: Anyang-anyang

Anyang-anyang / Ki Sambit / Raja Sor / Kemaitan adalah tanaman yang memiliki segudang khasiat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna putih / merah dan berambut sehingga sering pula dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan.

Khasiat: Peluruh kencing (deuritik), kencing nanah, demam, cacingan, radang atau infeksi kandung kemih, dll.

Kandungan: saponin, elaeokarpid, zat samak, minyak atsiri, dll.

Cara membuat ramuan tanaman obat Anyang-anyang: 

Daun anyang-anyang sebanyak 4 gram direbus bersama dengan tanaman obat lainnya seperti temulawak, daun sembung, dan meniran dalam 1 gelas air. Minumlah airnya dua kali sehari secara teratur selama 2 minggu.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Antanan Besar / Whorled Pennywort (Hydrocotyle verticillata)

Antanan Besar / Whorled Pennywort (Hydrocotyle verticillata)

Tanaman Obat: Pegagan.

Antanan besar atau dikenal juga dengan nama pegagan adalah tanaman yang banyak tubuh di daerah yang lembab atau basah seperti di pinggi sawah ataupun di sela-sela batu. Ciri khas pegagan adalah daunnya berbentuk bundar mirip mangkok. Kadang dikonsumsi sebagai lalapan.

Khasiat: Hepatitis, campak, amandel (Tonsilis), demam, bronkhitis, sakit tenggorokan, mata merah, keracunan, wasir, cacingan, batuk darah, lepra, mimisan, ayan, dll.

Kandungan: Gilikosida triterpenoida, Glikosida saponin, hidrocotylin, isothankuniside, madasiatic acid, kalium, thankuniside, carotenoid, centellose, meso inopsitod, dll.

Cara membuat ramuan tanaman obat Antanan Besar: 

Siapkan 1 genggam daun pegangan, setengah genggam daun jintan hitam, 5 batang tapak liman, 1 sendok makan madu, dan 200 ml air putih (2 gelas).

Rebus semua bahan (kecuali madu) dalam panci berisi air 200 ml. Saring dan campurkan dengan madu. Minum saat pagi dan sore hari secara teratur.

Bisa juga dihaluskan kemdian dicampur dengan bedak dingin dan diaplikasikan pada wajah sebagai masker.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Anting-anting (Acalypha australis L.)

Anting-anting (Acalypha australis L.)

Tanaman anting-anting telah sejak lama diketahui mampu mengatasi beberapa macam penyakit. Ciri khas dari tanaman ini adalah letak daunnya yang berseling, tepi bergerigi, dan berbentuk lonjong sampai lanset.

Khasiat: Mengobati dermatitis, eksim, luka koreng, disentri amoeba, diare, batuk, mimisan atau berak berdarah, dan luka luar.

Kandungan: Zat Astringen, asam Karbonat, tanin. kaempfelol.

Cara membuat ramuan tanaman obat Anting-anting: Cuci bersih daun anting-anting sebanyak 20-30 gram. Rebus dalam 4 gelas air. Biarkan hingga tersisa setengahnya. Saring lalu minum airnya secara rutin. Jika pada luka luar, daunnya ditumbuk halus lalu dioleskan pada area yang dikehendaki.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus)

Tanaman Angsana (Pterocarpus indicus)

Tanaman Obat: Angsana

Tanaman angsana tidak hanya terkenal sebagai pohon penghasil kayu berkualitas tetapi juga bagian tanamannya bisa digunakan sebagai obat untuk beberapa penyakit. Ciri khas tanaman ini adalah daunnya yang berbentuk bundar mirip telur.

Khasiat: Mengobati penyakit sariawan, batu ginjal, nefritis pada ginjal, diare, usus buntu, sembelit, bisul atau ambeien, diabetes mellitus, luka bakar, sebagai penawar racun, dll

Kandungan: Bunga angsana mengandung phytol esters dan lupeol. Batangnya mengandung arylbenzofuran, formononetin, isoliquiritigenin, dan hydroxyhydratropic acid.

Cara membuat ramuan tanaman obat angsana: Siapkan kulit kayu angsana sebanyak 3 gram. Seduh bersama dengan daun kumis kucing. Bisa diseduh, bisa juga dibuat infus. Minum airnya sekali sehari.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Anggrung (Trema orientalis / Celtis orientalis)

Anggrung (Trema orientalis / Celtis orientalis)

Tanaman obat: Anggrung

Anggrung atau dikenal juga dengan nama dehong, mangkirai, kuray, dan lain sebagainya. Dalam sebuah studi baru-baru ini menunjukkan tanaman anggrung mampu mengurangi kadar gula darah.

Khasiat: Mengatasi batuk, diare, masuk angin, sakit tenggorokan, asma, bronkitis, gonore, demam kuning, sakit gigi, dan sebagai penangkal keracunan, kanker, mimisan, infeksi saluran kencing, dll.

Kandungan: Falvonoida, saponin, polifenol, dan lain sebagainya

Cara membuat ramuan tanaman obat anggrung: Cuci bersih daun anggur sekitar 8 gram. Rebus selama 20 menit dengan dua gelas air. Kemudian saring, tambahkan dengan madu (optional). Minumlah 2 kali sehari, saat pagi dan malam hari.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Andong / Hanjuang (Cordyline fruticosa)

Andong / Hanjuang (Cordyline fruticosa)

Tanaman obat: Andong (hanjuang)

Tanaman andong atau hanjuang tidak hanya digunakan sebagai tanaman hias pekarangan tetapi juga sebagai tanaman obat. Ciri khas dari tanaman ini adalah daunnya berwarna kemerahan terutama saat ditanam di area yang terkena sinar matahari langsung.

Khasiat: Mengobati disentri, radang gusi, wasir, batuk berdarah, memperlancar haid, dll.

Kandungan: Zat besi, timidine, flavonoid, tanin, saponin, kalsium oksalat, polifenol, steroida, polisakarida, antibakteri, antikoagulan, dan antiproliferatif (antikanker).

Cara membuat ramuan tanaman obat andong: Cuci bersih daun andong sebanyak 2-3 lembar. Rebuslah dalam 3 gelas air. Tunggu hingga tersisa setengahnya saja. Saring lalu minum airnya secara teratur.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Alang-alang (Imperata Cylindrica L. Raeusch)

 Alang-alang (Imperata Cylindrica L. Raeusch)

Tanaman Obat: Alang-alang.

Tanaman alang-alang biasanya tumbuh liar bahkan dianggap gulma oleh para petani di ladang. Meski demikian, alang-alang telah lama diketahui memiliki banyak khasiat sebagai obat tradisional.

Khasiat: Mengobati demam, menurunkan tekanan darah tinggi, sebagai piretik, diuretik (peluruh kencing), dll.

Kandungan: Asam oksalatfernenol, katekolkampesterol, skopolotin, silindrin, stigmasterol, katekol, isoarborinol, dll.

Cara membuat ramuan tanaman obat Alang-Alang: Caranya sangat mudah cukup merebus akar alang-alang segar yang telah dibersihkan dalam air 2000ml hingga tersisa 1200ml, saring lalu minum airnya sebanyak 3 kali sehari.

Editor : M Arifin

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Akar Wangi / Vetiver (Chrysopogon zizanioides)

Akar Wangi / Vetiver (Chrysopogon zizanioides)

Tanaman obat: Akar Wangi

Seperti namanya,tanaman akar wangi memiliki akar yang mengeluarkan aroma harum yang khas bahkan telah lama dijadikan sebagai bahan wangi-wangian oleh orang terdahulu. Selain sebagai bahan parfum, akar wangi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Khasiat: Atasi bau mulut, obat luka, mengatasi ketombe, obat demam, bengkak, batu ginjal, encok, menyembuhkan meriang, dll.

Kandungan: Vetiverol , minyak atsiri, asetat vetvenyl, dll.

Cara Membuat Ramuan Akar Wangi: Untuk pengobatan penyakit dalam, akar wangi dapat direbus dalam air lalu diminum secara teratur, sementara untuk pengobatan penyakit luar, bisa dengan dioleskan langsung pada bagian yang diinginkan setelah akar wangi dihaluskan.

Jika bermanfaat. Silakan Share :