Dringo (Acorus calamus)

Dringo (Acorus calamus)

Tanaman Obat: Dringo.

Tananman dringo / dlingo / dlingu adalah tanaman rimpang yang memiliki daun menyerupai pita. Ciri khas dari tanaman ini adalah aromanya yang khas sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembuatan parfum.

Kandungan: Saponin, flavonoid, minyak atsiri, protein, kalsium oksalat, dll.

Khasiat: Sebagai obat penenang, bengkak, encok, lambung, demam, rematik dan digunakan sebagai bahan pembuatan kosmetik.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Dillenia (Dillenia philippinensis Rolfe)

Dillenia (Dillenia philippinensis Rolfe)

Tanaman Obat: Buah Dillenia.

Dillennia atau di Indonesia dikenal sebagai simpur. Pohon dillennia sendiri banyak dijumpai di Filipina sebagai tanaman pohon penghijauan kota. Tanaman ini menghasilkan buah bulat yang juga bisa dikonsumsi.

Kandungan: Polifenol, tanin, saponin, flavonoid, alkaloid, dan vitamin C.

Khasiat: Mengobati peradangan pada usus, panas dalam, sariawan, membersihkan kulit kepala, obat kuat untuk wanita hamil, tonikum, dll.

Cara membuat ramuan obat dari dillenia:

Kulit kayu dari pohon dillenia direbus dan hasil rebusan tersebut bisa dikonsumsi secara teratur tiap pagi dan sore hari. Sementara buahnya bisa juga dikonsumsi secara lansung.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Delima (Punica granatum)

Delima (Punica granatum)

Delima terkenal karena buahnya yang berwarna merah merekah dengan limpahan biji di dalamnya.

Buah delima sudah sejak lama diketahui sebagai salah satu buah dengan segudang manfaat kesehatan. Delima bahkan bisa ditanam dalam pot karena tergolong tanaman yang bisa disesuaikan (tumbuh pendek). Tidak hanya enak dikonsumsi, delima pun memiliki bagian tanaman seperti daun, kulit akar, kulit buah, dan bunganya yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan alami.

Kandungan: Granatin, kalsium oksalat, pati, glukosa, maltosa, fruktosa, vitamin A dan C, tanin, mineral, granatin, betulic acid, alkaloid pelletierene, triterpenoid, kalsium oksalat, lemak, sulfur, glukosa, fruktosa, dsb.

Khasiat: Kulit buahnya mampu mengatasi sakit perut karena cacing, radang tenggorokan, nyeri lambung, keputihan (leukorea), batuk darah. Bunganya digunakan sebagai obat radang gusi dan bronkhitis. Sementara buahnya sendiri mampu menurunkan berat badan, rematik, sariawan, suara parau, dll.

Cara membuat ramuan obat dari delima:

Cucilah akar delima yang sudah dikeringkan sekitar 7 gr, kemudian potong-potong. Rebus dalam satu gelas air selama 15 menit. Dinginkan, lalu saring dan minum air rebusan tersebut sekaligus. Sedangkan untuk buahnya sendiri bisa dikonsumsi langsung atau dibuat jus.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Tanaman Obat: Daun Ungu.

Daun ungu tergolong tanaman perdu yang banyak tumbuh liar di pedesaan. Banyak ditanam sebagai tanaman hias karena daunnya yang atraktif. Selain itu, daun ungu juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional. Bagian tanaman yang kerap dijadikan sebagai tanaman obat adalah bunga dan daunnya.

Kandungan: Alkaloida non toksik, saponin, klorofil, tanin, streroida, dan glikosida.

Khasiat: Sebagai anti inflamasi, mengatasi demam, mengobati ambeien, melancarkan haid, meredakan nyeri, mengatasi plak pada gigi, batu ginjal, hepatitis, meredakan nyeri, mengobati sakit telinga, pereda rematik, mencegah sembelit, mengatasi memar, mengatasi sembelit, melancarkan kencing, dll.

Cara membuat ramuan obat dari daun ungu:

Mengonsumsi daun ungu sebagai obat hampir sama caranya dengan mengonsumsi daun obat lainnya. Siapkan kira-kira 10 lembar daun ungu, rebus dalam 2 gelas air dan tunggu hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, Anda bisa mengonsumsi ramuan tersebut secara teratur.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Syaraf (Hemigraphis alternata)

 Daun Syaraf (Hemigraphis alternata)

Tanaman Obat: Daun syaraf

Salah satu tananman obat yang paling mudah dikenali adalah tanaman daun syaraf. Daunnya berwarna ungu kemerahan sehingga banyak pula yang memanfaatkannya sebagai tanaman hias.

Kandungan: Tanin, kalium, natrium, flavonoid, polifenol.

Khasiat: Mengobati disentri, menghentikan pendarahan, menyembuhkan luka, mengatasi susah buang air besar, melancarkan produksi ASI, mengobati diare, baik untuk kesehatan lambung, menyehatkan pencernaan, mencegah infeksi, dll.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Seribu (Achillea millefolium)

Daun Seribu (Achillea millefolium)

Tanaman Obat: Daun Seribu.

Daun seribu merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di sawah dan di ladang. Daunnya banyak dijadikan sebagai obat alami untuk berbagai macam penyakit. Kalo di luar negeri dikenal sebagai bunga yarrow, dengan bunganya yang cantik, biasanya berwarna putih.

Kandungan: Zat samak, minyak lemak, polivenol, polina, minyal atsiri, apigenin, dan flavonoid.

Khasiat: Menyembuhkan luka, menghentikan pendarahan, mengatasi perut yang sakit, menyehatkan pencernaan, pereda nyeri haid, mengatasi gangguan syaraf, obat batuk, pereda demam, pelancar haid, anti alergi, dll.

Cara membuat ramuan obat dari daun seribu:

Daun seribu yang telah dikeringkan sebanyak 30 gram direbus dalam 2 gelas air. Rebus hingga tersisa satu gelas saja. Minum ramuan tersebut 2-3 kali sehari.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Senna (Cassia angustifolia)

Daun Senna (Cassia angustifolia)

Tanaman Obat: Daun Senna / Jati Cina.

Tanaman daun senna atau dikenal pula dengan nama daun jati cina adalah tanaman yang banyak dijadikan sebagai tanamana hias pohon perdu. Ciri khas dari tanaman ini adalah bunganya yang mencolok berwarna kuning.

Kandungan: Naftalene glikosidan, sennosida, hidroksian Thrasen, dianthrone, dll.

Khasiat: Menjaga kesehatan lambung, membantu proses metabolisme dalam tubuh, melancarkan BAB, mengobati sembelit, wasir, ambeien, cacingan, infeksi lambung, obat pencahar alami, dll.

Cara membuat ramuan obat dari daun senna:

Daun senna yang telah dikeringkan diseduh dalam air panas selama beberapa menit hingga warna air berubah menjadi kecoklatan. Tambahkan sedikit madu agar rasanya lebih nikmat. Minumlah secara teratur saat pagi dan malam hari.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Sendok (Plantago major)

 Daun Sendok (Plantago major)

Tanaman Obat: Daun Sendok.

Tanaman daun sendok sudah sejak lama diketahui sebagai tanaman obat yang mujarab. Semua bagian tanamannya mulai dari akar, biji, dan daunnya dijadikan sebagai bahan pengobatan alami.

Di daerah lain, daun sendok juga dikenal dengan sebutan kuping menjagangan (Melayu), suri panduk (Jawa), torongoat (Minahasa), ki urat ceuli (Sunda), dll.

Kandungan: Tanin, asam sitrat, flavonoid, polifenol, dll.

Khasiat: Mengobati gangguan saluran air kemih, keputihan, disentri panas, diare, disentri panas, gangguan pada pencernaan, batuk berdarah, mimisan, kencing manis, bisul, rada selaput mata, kudis, nyeri otot, batu empedu, dll.

Cara membuat ramuan obat dari daun sendok:

Untuk luka luar, daun sendok cukup dihaluskan dan dibalurkan pada area yang terluka / sakit.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Salam (Syzygium polyanthum)

 Daun Salam (Syzygium polyanthum)

Tanaman Obat: Daun Salam.

Daun salam populer dijadikan sebagai rempah terutama masakan kari. Daunnya memiliki aroma khas yang bisa menambah citarasa berbagai masakan. Selain sebagai rempah, daun salam ternyata juga memiliki banyak khasiat untuk kesehayan tubuh.

Kandungan: Tanin, Vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat flavonoid.

Khasiat: Memutihkan gigi secara alami, baik untuk diet, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, mengobati kencing manis, diare, maag akut, mabuk akibat alkohol, dan yang paling terkenal adalah menurunkan kadar asam urat.

Cara membuat ramuan obat daun salam:

Untuk mengobati asam urat, siapkan 10 lembar daun salam lalu rebus dalam panci berisi 10 gelas air bersih. Biarkan hingga airnya tersisa 7 gelas saja. Minum ramuan tersebut 1-2 kali sehari secara teratur.

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Daun Landep (Barleria prionitis)

Daun Landep (Barleria prionitis)

Tanaman Obat: Daun Landep.

Dan landep termasuk tanaman yang banyak dijadikan sebagai tanaman pagar di pekarangan rumah. Tanaman ini juga menghasilkan bunga yang cantik. Selain itu, daun landeo juga dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Kandungan: Kalium, saponin, tanin, flavonoid, polifenol, dll.

Khasiat: Mempercepat proses penyembuhan luka, mengeluarkan cacing dalam tanah, menyembuhkan gusi bengkak, sakit gigi, mengatasi masalah pada kulit seperti panu dan kurap, menyembuhkan sakit pinggang dan reumatik, sebagai peluruh kencing, menurunkan demam, nyeri pada perut, radang telinga, dan lain sebagainya.

Cara membuat ramuan obat dari daun landep:

Untuk mengobati penyakit kulit, daun landep dihaluskan bersama dengan perasan jeruk nipis. Tapalkan pada area kulit yang terjangkit jamur / panu. Lakukan 2x sehari untuk hasil yang maksimal.

Jika bermanfaat. Silakan Share :