Daun Dewa

0
22

 

Daun Dewa

Daun Dewa mempunyai nama latin (Gynura divaricata), orang China menyebutnya Samsit. Tinggi tanaman ini sekitar 30-40 cm, merupakan tumbuhan tegak, batang daun pendek lunak berbentuk segi lima, dengan penampang berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.

Daun Dewa memiliki panjang 20 cm, lebar 10 cm, dengan tangkai pendek, bulat lonjong berdaging, berbulu halus, ujung daunnya lancip, bertoreh pada tepi daun serta warna hijau keunguan. Daun dewa juga memiliki bunga majemuk yang tumbuh di ujung batang, berkelopak hijau berbentuk cawan, dan benang sari berwarna kuning berbentuk jarum.

Perkembangbiakan

Tumbuh di daerah dengan ketinggian 200-800 meter di atas permukaan air laut (dpl), daun dewa berkembang biak dengan umbi atau stek batang.

Tak jarang bila penanganan tidak tepat, daun dewa bisa saja terserang hama. Salah satu hama yang sering menyerang daun dewa adalah kutu putih. Upaya pengendalian hama dapat menggunakan pestisida alami atau pestisida nabati. Kita dapat membuat sendiri pestisida nabati menggunakan daun mimba, akar tuba, dan tembakau. Dengan cara ditumbuk halus, lalu direndam air dan dibiarkan semalaman. Keesokan harinya ramuan tersebut disaring, kemudian dilarutkan dengan air hangat. Hasilnya disemprotkan pagi atau sore hari ketika cuaca cerah, tidak hujan, yang akan menghilangkan khasiat pembasmi hamanya. Hindari penyemprotan pada siang hari, karena sinar matahari yang terik dapat menguraikan bahan aktif pestisida organik tersebut.

Macam pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman daun dewa adalah pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kambing, kerbau ataupun ayam, dan pupuk organik atau yang alami seperti kompos.

Daun dewa dapat dipanen setelah mempunyai penampang daun yang lebar berwarna hijau tua dan berbentuk sempurna. Pengambilan daun dengan menggunakan pisau yang telah dibersihkan, sedangkan panen umbi dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6-8 bulan. Pada umur tersebut umbi sudah siap untuk disemai guna memperbanyak tanaman daun dewa.

Kandungan

Bagian yang digunakan untuk sarana pengobatan adalah daunnya yang mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan minyak atsiri.

Manfaat

  1. Sebagai Analgesik (meredakan rasa nyeri)
  2. Anti Inflamasi (anti radang)
  3. Khasiat daun dewa melancarkan sirkulasi darah.
  4. Daun dewa digunakan untuk obat menurunkan tekanan darah tinggi.
  5. Khasiat daun dewa mengobati luka memar.
  6. Daun dewa sebagai obat pereda rasa nyeri.
  7. Khasiat daun dewa sebagai obat anti radang.
  8. Daun Dewa obat untuk menghentikan pendarahan.
  9. Khasiat daun dewa sebagai obat meluruhkan kencing.
  10. Daun dewa adalah obat penurun panas.
  11. Khasiat daun dewa sebagai obat kencing manis atau diabetes mellitus.
  12. Daun dewa obat pembersih racun dalam tubuh.

Cara Mengolah

  • Sebagai Obat Hipertensi

Ambil 7 lembar daun dewa yang lebar dan siap panen. – Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. – Minum 2 kali sehari sesudah makan. – Lebih baik lagi kalau daun dewa dijadikan lalapan.

  • Obat Luka Memar

Ambil daun dan umbi daun dewa seberat 20 gram. – Daun jarak segar 10 lembar. – Haluskan ketiga bahan, setelah halus tapalkan pada daerah yang sakit.

  • Obat Migrain, Diabetes, Stroke

Cuci bersih dau dewa kemudian cacah dan blender bersama air kelapa muda hingga daun halus. Di minum setiap pagi,sore dan malam hari. Sebaiknya penderita dalam satu hari minum air hangat paling sedikit 8 gelas

  • Flek Hitam di Wajah

Ambil daunnya yang mempunyai getah lalu getahnya dioleskan pada flek hitam tersebut.

  • Obat Kutil

cara penggunaan yaitu potong2 daun dewa lalu tempel pada kutil, ikat dengan kain atau plaster.

(sumber:wikipedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here